Ilustrasi. Foto: Pinterest.

Lapar Ingin Ngemil? Ini 5 Camilan Minim Tepung yang Tetap Mengenyangkan

Banyak orang mulai mengurangi tepung olahan karena ingin mengatur gula darah, menjaga berat badan, atau merasa lebih nyaman di perut. Ahli gizi menjelaskan, tepung olahan seperti tepung terigu putih cenderung rendah serat dan cepat meningkatkan gula darah. Pilihan camilan minim tepung pun menjadi alternatif yang kian dicari.

Dikutip dari detik.com camilan tidaklah harus selalu memilih gorengan, biskuit, keripik, atau kue, ada berbagai camilan minim tepung yang bisa menjadi alternatif untuk menemani waktu santai. Selain praktis, beberapa pilihan juga mudah ditemukan dan dapat diolah sendiri di rumah.

Berikut adalah lima camilan minim tepung yang bisa menjadi pilihan saat ingin ngemil:

1.Telur rebus
Sebutir telur mengandung protein berkualitas yang membantu rasa kenyang lebih lama. Telur mudah dibawa dan cocok untuk camilan sore.

2. Kacang rebus atau kacang-kacangan panggang tanpa gula
Keduanya kaya protein nabati, serat, dan lemak sehat, tetapi porsinya perlu dibatasi segenggam karena kalorinya cukup tinggi.

3. Buah segar dengan yoghurt tawar
Kombinasi serat dari buah dan protein dari yoghurt memberi rasa kenyang dan mendukung pencernaan. Pilih yoghurt tanpa tambahan gula agar manfaatnya tidak berkurang.

4. Tahu atau tempe panggang
Hidangan ini umum di Indonesia, relatif murah, dan memberi protein. Cara memasaknya dipanggang atau dikukus lebih dianjurkan daripada digoreng tepung.

5. Umbi-umbian rebus seperti ubi, singkong, atau talas
Umbi memang mengandung karbohidrat, tetapi berupa pati alami yang masih mengandung serat dan nutrisi, berbeda dengan tepung olahan. Porsi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan harian.

Pakar gizi mengingatkan bahwa label "minim tepung" tidak otomatis berarti sehat. Camilan tetap perlu dilihat kandungan garam, gula, dan lemaknya, serta jumlah porsinya. Camilan berbahan kacang yang digoreng dan diberi garam berlebih, misalnya, dapat tinggi kalori dan natrium.

Bagi penderita diabetes, penyakit ginjal, atau alergi makanan tertentu, pemilihan camilan sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter atau ahli gizi. Prinsip umumnya sederhana yakni dengan pilih makanan utuh, kombinasikan protein dan serat, dan makan secara teratur agar tidak terlalu lapar saat jam makan.

 

Artikel Terkait