Ilustrasi. Foto: Pinterest.

Pentingnya Menanamkan Kebiasaan Menjaga Saluran Pencernaan Pada Anak

 

Gangguan saluran cerna seperti diare, sembelit, dan sakit perut termasuk keluhan yang paling sering dialami anak. Orang tua dapat mencegahnya lewat kebiasaan harian yang sederhana, mulai dari menu makan hingga kebersihan.

Melansir dari laman halodoc.com menanamkan kebiasaan menjaga saluran pencernaan sejak dini sangat penting karena pencernaan yang sehat adalah fondasi utama tumbuh kembang fisik, kecerdasan otak, dan sistem kekebalan tubuh anak.

Berikut ini ada 5 kebiasaan yang dianjurkan agar sang buah hati tak mengalami gangguan pencernaan.

1.Cukup serat
Buah, sayur, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan membantu melancarkan buang air besar dan menjadi makanan bagi bakteri baik di usus. Kebutuhan serat anak meningkat seiring usia. Perkenalkan berbagai jenis sayur dan buah secara bertahap serta jadikan tontonan yang menyenangkan, bukan paksaan.

2. Cairan yang cukup
Anak kurang minum lebih mudah mengalami sembelit. Biasakan minum air putih sepanjang hari, terutama saat aktif bermain atau cuaca panas. Batasi minuman manis dan bersoda.

3. Kebersihan
Diare pada anak sering disebabkan infeksi virus atau bakteri dari tangan dan makanan yang tidak bersih. Ajarkan cuci tangan dengan sabun sebelum makan dan sesudah dari toilet. Pastikan makanan dimasak matang, disimpan dengan benar, dan air minum aman.

4. Waktu buang air besar normal
Anak sebaiknya dibiasakan duduk di toilet sekitar 5–10 menit setelah makan agar refleks alami usus dimanfaatkan. Jangan menunda keinginan buang air besar karena dapat memicu sembelit menahun.

5. Probiotik
P
ertimbangkan makanan yang mengandung probiotik alami seperti yogurt tanpa tambahan gula berlebih, sesuai anjuran dokter. Penggunaan antibiotik juga sebaiknya hanya atas resep karena dapat mengganggu keseimbangan mikrobiota usus.

Bila anak mengalami diare, kunci penanganannya adalah mencegah dehidrasi. Berikan oralit dan lanjutkan pemberian makanan. Pemberian zat seng (zinc) sesuai anjuran tenaga kesehatan membantu mempercepat pemulihan.

Segera bawa anak ke dokter bila muncul tanda bahaya: diare disertai darah, demam tinggi, muntah terus-menerus, mata cekung, sangat lemas, jarang buang air kecil, atau nyeri perut hebat. Pemeriksaan dini mencegah komplikasi.

 

Artikel Terkait