Sambut Hari Bumi, Pemprov DKI Akan Padamkan Lampu Selama 1 Jam Pada 25 April 2026
Pemadaman lampu ini dijadwalkan akan berlangsung selama 1 jam mulai pukul 20.30 – 21-30 WIB.
Kantung mata sering kali muncul hingga dapat mengganggu aktivitas keseharian anda. Tak hanya memengaruhi penampilan, kantung mata yang muncul juga bisa menjadi tanda tubuh membutuhkan perbaikan gaya hidup dan harus segera diatasi.
Dikutip dari Kompas.com ada beragam cara untuk menyamarkan area bawah mata yang tampak lelah tersebut. Salah satunya yakni dengan menggunakan krim mata yang diformulasikan khusus dengan kandungan peptide.
Peptide adalah rantai pendek asam amino yang telah lama menjadi andalan dalam industri kecantikan. Kandungan peptide mampu membantu memelihara kesehatan kulit. Kandungan aktif ini turut diyakini mampu menyamarkan garis halus, memperbaiki masalah kulit kendur, hingga meratakan tekstur wajah.
“Peptide mengatasi kantung mata pada tingkat dasar, merangsang produksi kolagen dan elastin untuk meningkatkan kekencangan, mengurangi munculnya garis-garis halus, dan mendukung struktur kulit secara keseluruhan," ujar ahli dermatologi Antony Nakhla, MD.
Berdasarkan penelitian, beberapa model peptide tertentu juga bisa membantu mengatasi lingkaran hitam di bawah mata, dengan meningkatkan mikro-sirkulasi dan mengurangi pemecahan hemoglobin di bawah permukaan. Hasilnya, area bawah mata tampak lebih segar dan terangkat.
Sementara itu, Direktur bedah laser dan kosmetik Helen He, MD, membenarkan khasiat peptide. Ada empat klasifikasi utama peptide yang sering dipakai dalam produk perawatan wajah, yakni:
1. Signaling Peptides: Berfungsi memberikan instruksi pada sel tubuh untuk memproduksi lebih banyak kolagen dan elastin.
2. Carrier Peptides: Bertugas mengantarkan mineral jejak seperti tembaga dan mangan ke dalam sel.
3. Neurotransmitter-inhibiting Peptides: Mampu meniru aksi efek penenang layaknya prosedur Botox.
4. Enzyme inhibitor Peptides: Berperan memblokir jalur biologis spesifik yang memicu timbulnya hiperpigmentasi dan kerusakan kolagen.
Menurut dr. He, hasil yang signifikan dari bahan ini akan terlihat jika kamu menggunakannya secara konsisten. Ia juga menyebutkan bahwa perbaikan warna dan tekstur biasanya mulai tampak dalam waktu empat minggu.
Untuk peningkatan produksi kolagen membutuhkan proses bertahap antara tiga hingga enam bulan. Satu-satunya pengecualian adalah jenis argireline peptide yang mampu memberikan efek memudarkan kerutan lebih cepat layaknya Botox selama produk terus digunakan.
Meskipun peptide topikal tergolong sangat aman bagi mayoritas orang, ada beberapa catatan yang patut kamu waspadai. Kulit di sekitar area bawah mata bertekstur amat tipis sehingga rentan mengalami iritasi.
Merawat kulit di area mata membutuhkan komitmen jangka panjang. Memadukan bahan ini dengan tabir surya yang baik, retinoid, serta memahami pemicu utama timbulnya kantung mata, merupakan langkah paling efektif.