Anggota Komisi IX DPR RI Heru Tjahjono saat sosialisasikan program MBG. Foto: Istimewa.

Program Makan Bergizi Gratis di Tulungagung Dorong Ekonomi Lokal dan Pemberdayaan Masyarakat

 

Tulungagung, Jawa Timur – Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Gandong, Tulungagung, bukan hanya fokus pada peningkatan gizi anak-anak, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. Program MBG menjadi harapan baru bagi masyarakat Indonesia khususnya anak-anak.

Hal ini terungkap dalam sosialisasi program yang digelar di Balai Desa Gandong pada Kamis, 7 Agustus 2025, yang dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Heru Tjahjono, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Achmad Kudori, dan Kepala Instalasi Gizi RSUD dr Iskak Tulungagung, Ratih Puspitaningtyas.

Menurut Achmad Kudori, inisiatif MBG memberi manfaat ganda bagi pemenuhan gizi anak usia dini sekaligus menciptakan lapangan kerja baru bagi warga setempat. “Kami mengajak masyarakat bergabung menjadi mitra resmi melalui portal www.mitra.bgn.go.id. Semua proses gratis dan sepenuhnya online,” ujarnya.

Peluang usaha ini meliputi penyediaan bahan pangan lokal, jasa katering, hingga distribusi makanan, yang diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian desa. Dengan keterlibatan warga, program ini tak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

 

Heru Tjahjono menambahkan, keterlibatan masyarakat lokal akan mempercepat keberhasilan program, terutama jika segera berdiri Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) di Tulungagung. “Dengan SPPG, produksi dan distribusi menu bergizi bisa lebih terjamin dan menyentuh semua penerima manfaat,” jelasnya.

Ratih Puspitaningtyas menegaskan bahwa keberhasilan MBG akan semakin kuat jika melibatkan tenaga profesional gizi dan menjaga keseimbangan menu. “Makanan bukan sekadar mengenyangkan, tapi harus memenuhi kebutuhan nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” katanya.

Dengan pendekatan yang menggabungkan gizi dan pemberdayaan ekonomi lokal, MBG di Tulungagung diharapkan menjadi model program pembangunan yang menyentuh dua aspek krusial sekaligus kesehatan generasi dan kemandirian ekonomi masyarakat.

 

Program MBG berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Badan Gizi Nasional bekerja sama dengan petani, peternak, dan nelayan setempat untuk memasok bahan baku makanan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

 

 

Artikel Terkait