Sosialiasi Makan Bergizi Gratis. Foto: Istimewa

Program Makan Bergizi Gratis Dorong UMKM Lampung Naik Kelas, Perkuat Ekonomi Lokal

Bandar Lampung, 26 Agustus 2025 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak pemberdayaan ekonomi lokal. Di Lampung, program ini membuka peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan untuk naik kelas dan semakin berdaya saing.

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program MBG diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Wakil Ketua Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) DPD Lampung, Henny Esmiata, menilai UMKM pangan adalah tulang punggung penyedia makanan harian masyarakat.

“Ketika menu yang disajikan UMKM mengutamakan gizi seimbang, dampaknya tidak hanya pada kesehatan masyarakat, tetapi juga memperluas pasar dan meningkatkan nilai jual produk UMKM,” ujarnya.

Sementara itu, Praktisi UMKM Muda, Gunawan Widarto, menekankan pentingnya strategi bisnis yang matang agar UMKM dapat bertahan dan berkembang. “Program MBG adalah momentum. Jika UMKM mampu memenuhi standar gizi dan kualitas, mereka tidak hanya bertahan, tetapi bisa bersaing di level yang lebih tinggi,” katanya.

Guru & Health Enthusiast, M. Haidar Bagir, menambahkan bahwa masyarakat saat ini semakin sadar akan pentingnya konsumsi makanan sehat. Hal ini membuka peluang besar bagi UMKM untuk meramu produk yang bergizi sekaligus terjangkau.

“Kita tidak perlu makanan mahal untuk sehat. UMKM bisa menghadirkan pilihan bergizi yang berkualitas bagi keluarga Indonesia,” jelasnya.

Program MBG menjadi katalis penguatan ekonomi local, UMKM Lampung tidak hanya sekadar berdagang tetapi juga menjadi bagian dari solusi nasional dalam membangun generasi bangsa yang sehat, cerdas, dan produktif.

 

Artikel Terkait