Sudah Kaya Raya Tapi Masih Jualan, Ini Jawaban Santai Maia Estianty
Menurut Maia, orang yang melontarkan kritik kepada dirinya yang masih berjualan meskipun sudah kaya
Padang Lawas, Sumatera Utara (20/9) - Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Anggota Komisi IX DPR RI menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah sudah meresmikan program MBG kepada masyarakat pada 6 Januari 2025 lalu dan secara bertahap akan menjangkau seluruh wilayah di Indonesia.
Sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini bertempat di Gedung Pertemuan Asrama Haji Rantau Prapat, Kabupaten Labuhan Batu Jumat, (19/9). Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya mengkonsumsi makanan bergizi.
Dalam acara yang dibuka oleh Anggota Komisi IX DPR RI Sihar PH Sitorus ini menegaskan bahwa program MBG tidak sekadar program pemberian makanan gratis, melainkan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan kompetitif.
“Program ini harus dijalankan dengan sinergi dan pengawasan yang baik. Peran orang tua, sekolah, dan pemerintah sangat menentukan keberhasilan MBG,” ujar Sihar.
Dukungan teknis disampaikan oleh Teguh Supargandi, Tenaga Ahli BGN, yang memaparkan empat tujuan utama program MBG, yaitu:
1. Peningkatan gizi anak melalui menu seimbang
2. Peningkatan konsentrasi dan prestasi belajar
3. Pertumbuhan ekonomi lokal lewat rantai pasok pangan
4. Pengurangan kemiskinan melalui penciptaan lapangan kerja.
Saat ini terdapat 250 Sentra Produksi dan Penyediaan Gizi (SPPG) di Sumatera Utara, dengan 3 di antaranya berada di Kabupaten Labuhan Batu dan melayani 10.500 penerima manfaat.
Perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhan Batu, Husna Layna Nasution, menekankan pentingnya dukungan keluarga.
“Makanan bergizi di sekolah harus diimbangi dengan pola makan sehat di rumah. Peran orang tua sangat vital agar anak-anak tumbuh sehat dan terhindar dari stunting,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat akan semakin meningkat sehingga program MBG dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat, target penurunan stunting serta peningkatan kualitas SDM Indonesia bisa tercapai,” tutup Sihar.