Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Gorontalo, Nihayatul Wafiroh Tekankan Pengawasan Ketat
Kualitas pangan dan gizi merupakan kunci utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.
Tanah Bambu, Kalimantan Selatan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disosialisasikan di Desa Rejowinangun, Tanah Bumbu pada Rabu, 6 Agustus 2025. Sosialisasi ini menegaskan komitmen pemerintah terhadap tata kelola yang transparan dan keterlibatan aktif masyarakat dan menjadi momentum untuk memastikan bahwa pelayanan gizi sehat bagi anak-anak dan ibu hamil dilakukan secara tepat sasaran, aman, dan bebas praktik tidak resmi.
Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana, bersama Badan Gizi Nasional (BGN), menggarisbawahi bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga pada sistem pendaftaran dan pengawasan yang terbuka.
“Program ini adalah hak rakyat. Karena itu, kita pastikan prosesnya bebas pungutan liar dan jalur khusus. Semua harus melalui situs resmi BGN, sehingga masyarakat terlindungi dari praktik curang,” tegas Mariana.
Senada, Tenaga Ahli SDM dan Madya BGN, Mochamad Halim, menjelaskan bahwa tata kelola menjadi pilar utama dalam pengelolaan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setiap dapur mitra wajib memenuhi standar keamanan pangan dan etika pelayanan.
“Kami ingin membangun jaringan dapur mitra yang bukan hanya menyajikan makanan sehat, tapi juga memegang teguh integritas dan akuntabilitas,” ujarnya.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Tanah Bumbu menambahkan bahwa keterbukaan informasi dan kolaborasi lintas sektor dapat memutus mata rantai masalah gizi, mulai dari kekurangan hingga kelebihan gizi. Edukasi masyarakat pun harus berjalan beriringan dengan pengawasan distribusi pangan.
Program MBG di Tanah Bumbu menjadi contoh bagaimana penyediaan gizi gratis dapat disinergikan dengan tata kelola yang bersih, kolaboratif, dan berorientasi jangka panjang. Langkah ini diyakini mampu memperkuat pondasi menuju Generasi Emas 2045 yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global.