Ilustrasi. Foto: Pinterest

Kualitas Tidur yang Berantakan Jadi Perhatian Kesehatan Generasi Z

 

Kualitas tidur kini menjadi perhatian serius di kalangan Generasi Z. Tingginya aktivitas digital serta penggunaan media sosial hingga larut malam disebut menjadi salah satu penyebab menurunnya kualitas tidur anak muda.

Dirangkum dari beberapa sumber dan hasil penelitian mengenai hubungan kualitas tidur dengan kesehatan mental dapat memicu stres, kecemasan, hingga gangguan konsentrasi. Pola jam tidur yang berantakan dapat mengganggu kesehatan seseorang jika dilakukan terus menerus.

Psikolog kesehatan, dr. Anita Permata, menjelaskan bahwa pola tidur yang buruk dapat berdampak langsung terhadap kesehatan mental dan produktivitas sehari-hari.

“Banyak anak muda tidur terlalu malam karena bermain media sosial atau menonton konten digital. Jika terus berlangsung, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan mental,” jelasnya.

Fenomena tersebut kini banyak ditemukan pada mahasiswa dan pekerja muda di perkotaan. Paparan layar gadget sebelum tidur dinilai membuat tubuh sulit beristirahat secara optimal.

Untuk mengatasi masalah tersebut, para ahli menyarankan agar generasi muda mulai membatasi penggunaan gadget sebelum tidur. Sebagai penggantinya harus mulai rutin berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat.

Kampanye digital well-being juga sudah mulai digencarkan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan mental dan kualitas tidur. Bermain hp sebelum tidur sangat tidak dianjurkan karena dapat membuat anda susah untuk memejamkan mata.

 

Artikel Terkait