Ilustrasi. Foto: Pinterest

Menurut Ahli Kesehatan, Makanan Ini Bisa Memperpanjang Umur Seseorang

 

Sehat di usia senja menjadi dambaan bagi semua orang di dunia. Menurut ahli kesehatan cara tersebut bisa dilakukan dengan menjalani pola hidup sehat yang teratur. Salah satu faktornya yakni ditentukan dengan konsumsi makanan yang dimakan sehari-hari.

Selama bertahun-tahun, para ahli yang meniliti pola makan panjang umur atau longevity experts, meneliti bagaimana manusia dapat hidup lebih lama dengan kondisi tubuh yang tetap sehat.

Menariknya, pola makan sehat ini ternyata tidak terlalu rumit. Umumnya para ahli kesehatan rutin mengonsumsi makanan yang kaya serat, antioksidan, protein, serta lemak sehat.

Dilansir dari Eating Well, berikut ini ada jenis makanan yang kerap dikonsumsi para ahli kesehatan umur panjang untuk membantu menjaga kesehatan seiring bertambahnya usia.

1.Ikan berlemak

Ikan berlemak menjadi salah satu makanan utama yang rutin dikonsumsi para ahli gizi dan dokter. Dokter spesialis longevity asal Stanford, Hillary Lin, menjelaskan kalau ikan seperti salmon, makarel, sarden, ikan teri, dan herring kaya akan asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi tubuh. Nutrisi ini dikenal dapat membantu mengurangi peradangan serta menjaga kesehatan sel.

"Omega-3 (EPA/DHA) adalah komponen makanan nomor satu bagi saya untuk menurunkan peradangan dan menjaga sel tetap sehat," ujar Lin.

Ia menggunakan akronim 'SMASH' untuk mengingat jenis ikan yang direkomendasikan, yaitu salmon, mackerel, anchovies, sardines, dan herring. Selain itu, Lin juga menyarankan orang-orang mengonsumsi ikan kaleng berkualitas karena praktis disiapkan dan tetap bergizi.

2. Sayuran hijau

Sayuran hijau juga menjadi makanan penting yang hampir selalu ada dalam menu mingguan para ahli kesehatan. Ahli gizi yang fokus pada longevity, Melanie Murphy Richter, menyebut sayuran seperti arugula, kale, radicchio, dan brokoli kaya akan folat, magnesium, serta fitokimia yang membantu proses perbaikan sel.

Nutrisi tersebut juga berperan dalam membantu tubuh melakukan detoksifikasi alami. Selain itu, sayuran hijau mengandung nitrat yang dapat diubah tubuh menjadi oksida nitrat, senyawa yang membantu menurunkan tekanan darah serta meningkatkan kesehatan pembuluh darah.

"Oksida nitrat berperan penting dalam menjaga kesehatan pembuluh darah, yang sangat berkaitan dengan umur panjang," jelas Lin. Sayuran ini bisa dikonsumsi mentah sebagai salad atau dimasak sederhana dengan minyak zaitun dan bawang putih.

Makanan fermentasi juga menjadi bagian penting dari pola makan yang menunjang panjang umur. Richter mengaku rutin mengonsumsi makanan seperti kimchi, sauerkraut, dan miso untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan.

Sementara itu, Dokter Meena Malhotra mengatakan ia juga mengonsumsi produk susu fermentasi seperti yogurt dan kefir beberapa kali dalam seminggu.

"Makanan fermentasi sangat baik untuk daya tahan tubuh, metabolisme, bahkan kesehatan otak," ujarnya. Menurut Lin, kefir juga menjadi salah satu camilan favoritnya karena praktis dan mengandung beragam probiotik.

Probiotik diketahui dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobioma usus, yang berperan penting dalam penyerapan nutrisi serta mengurangi peradangan dalam tubuh.


Artikel Terkait